Pindah Kandang Hilang Kesaktian, Apa Betul…?

November 5, 2009 oleh aliyulwafa

Aduuuh, ilang kesaktianku rek. gara2 aku wes gak nang kandang maneh iki” ujar seorang teman yang kebetulan sekarang jauh dari tanah kelahiran. Konyol atau memang kebetulan?. Banyak kejadian seperti itu menimpa seseorang yang terpaksa meninggalkan tanah kelahiran, banyak hal yang hilang dari diri beberapa orang  setelah kepindahannya dari tanah kelahiran.

Gak ada hubungan memang antara kesaktian (nasib, keberuntungan dll) dengan keberadaan dan existensi seseorang. Tapi, banyak yang percaya bahwa kedua hal tersebut saling berkaitan erat dan saling mempengaruhi. seperti kepercayaan cak Joko yang sekarang ada di ranah seberang, Medan. Cak Joko percaya bahwa kepindahan ragawinya tidak disertai dengan kepindahan “kesaktian”nya.

Nek eson sik ndek ngGresik ngono, eson gak koyok ngene dapurane” Umpat Cak Joko “mBiyen nduk ngGersik, eson iso polah sak karep dewe, kabeh sang pinginan pasti iso tak olehno“, “tapi sak iki nduk Medan, eson gak iso polah koyok mBiyen maneh, ajur… ajur

Gak tau lah, gak ikut2an sama kepercayaan Cak Joko yang memang terkenal “liwung” otaknya….! Mending tetap berusaha untuk mengasah kesaktian yang telah ada dan tetap berusah mencari “kesaktian-kesaktian” yang lain, mungkin masih ada “padepokan-padepokan” yang belum terjamah oleh kaki yang terbatas jangkauan ini.

Going Home ; Berharap tuk kembali

November 2, 2009 oleh aliyulwafa

Sabtu, 31 Oktober 2009. belum genap satu tahun memang hidup di Tanah Deli beradat, namun hasrat tuk pulkam sudah membuncah. Tak kuasa rasa hati ingin segera bertemu dengan keluarga tercinta. 12.30 WIB langsung take off melalui polonia air port via Batam dan sampai di Juanda International airport pada 17.35 WIB. Lega Rasanya nyampai di Surabaya, 1 jam lagi kan menginjakkan kaki di rumah sebenarnya, Home Sweet Home.

Deli tanah Beradat (Medan) kini tinggal kenangan di benak-ku, semua tingkah pola Medan tinggal memori. Gak tau kapan lagi menginjakkan kaki lagi di sana, 1 atau 2 bulan lagi mungkin kalo ada yang berbaik hati kasih tiket kembali ke Medan…:-).

Kenangan indah, bahagia, sumpek, gundah dah tinggal tonggak memoir yang tertancap di pusaran batin. Masih tertinggal lamat suara umpatan teman teman2 rekan kerja ketika dimarahi Bos, Suara Manja teman2 kecil anak rekan kerja, Suara Mesra teman sekamar yang lagi merajuk asmara via phone, Duuuh Gusti…. akankah Engkau beri kesempatan tuk bertemu mereka lagi???

Good bye Deli, Horas Medan, Welcome to Gresik ……

Reactivate ; refresh, rethink, refill n lets write…

Oktober 14, 2009 oleh aliyulwafa

Huupppppphhh… Nulis apa ya? Susah juga mau nulis lagi, setelah setahun nggak nulis. Renta juga nich otak, ndak imbang lagi antara otak kiri dan kanan. Pusiiinngg… mantengin layar komputer terusss, tapi nggak muncul-muncul juga tema- ide – ato sekedar bayangan kata-kata di kepala ne.

tau lah, dah ndak kebayang lagi gaya tulisan yang sering ku pakai. absurd, ruwet, ngggak jelas pola penulisannya. kadang formal, sering pula nampak penulisan orang medan (campur2 antara bhs ngGersik n Medan). Solutif…? nggak tuh, masih terkungkung dalam pola gak ngGenahnya gaya penulisan….

gpp lah, yang penting dah nyoba tuk mulai lagi nulis. yang penting sekarang dah ada usaha untuk reactivate, dimulai dengan refresh ; terbang melayang ke masa lampau, mengingat-ingat beberapa kata yang dulu sempat terukir. rethink, kembali memikirkan bgm cara menulis yang tidak baik dan tidak benar, biar dapat menulis dengan baik dan benar. refill, mengisi kembali perbendaharaan kata dan ilmu2 kanuragan dari berbagai kuil-kuil blog atau website lain. kalau semua itu sudah dilakukan, dah saatnya rewrite, meskipun masih beberapa alinea yang sanggup ditulis, tapi gg lah.

Download PCMAV 1.8

November 1, 2008 oleh aliyulwafa

PROLOG
Tidak ada antivirus lain yang mampu mengatasi dengan tuntas virus komputer, baik lokal maupun asing, yang banyak menyebar di Indonesia sebaik PCMAV.

Umumnya antivirus yang ada hanya mampu mengenali dan menghapus file yang dideteksi bervirus. PCMAV menyempurnakannya dengan keakuratan pendeteksian yang lebih presisi serta kemampuan menyelamatkan file, dokumen dan sistem yang menjadi sasaran serangan virus hingga kembalipulih 100%.

Dengan PCMAV, Anda akan mendapatkan antivirus yang bukan hanya sekadar mendeteksi namun daya basminya yang tangguh mampu memburu 99.9% virus yang dikenal sampai ke “akar-akarnya” tanpa menimbulkan kerusakan pada file maupun sistem yang terinfeksi.

Perpaduan keunikan fitur serta keakuratan dan kepedulian terhadap keselamatan sistem, file dan dokumen Anda memberi kesempurnaan sebuah antivirus pada PCMAV.

Di setiap edisi Majalah PC Media terbaru yang terbit tiap bulannya,kami senantiasa menyempurnakan PCMAV ini dengan kemampuan dan fitur baru demi menjadikan PCMAV sebagai antivirus yang sesuai kebutuhan Anda, pembaca setia Majalah PC Media. Dan menjadi kebanggaan Indonesia.

APA YANG BARU?

  1. Ditambahkan, database pengenal dan pembersih 73 virus   lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia.   Total 2254 virus beserta variannya yang banyak beredar di  Indonesia telah dikenal di versi 1.8 ini oleh engine internal PCMAV.
  2. Ditambahkan, cleaner khusus untuk virus Tiara-Alimah yang dapat  menginfeksi file .DOC.
  3. Ditambahkan, cleaner khusus untuk virus Virgear.
  4. Diperbaiki, kesalahan deteksi (false alarm) heuristik pada beberapa  program dan script.
  5. Diperbarui, perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang  ditemukan.
  6. Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal untuk memastikan bahwa PCMAV Cleaner & PCMAV RealTime Protector lebih  dari sekadar antivirus biasa.

Download disini:

Bangun dari Kotak Korek Api

September 12, 2008 oleh aliyulwafa

Pernah iseng naruh kutu loncat dalam korek api…? kalo belum, nyoba aja dech. Yang namanya kutu loncat, pasti bisa loncat. kalo nggak, pasti dinamakan kutu ngesot ato kutu kupret. Kalo dah dapet kutunya langsung aja taruh dalem kotak korek kayu (geretan) kemudian bayangin apa yang akan dilakukan oleh si kutu loncat, pastinya sih masih melakukan kebiasaan lamanya, apa ayoooo…..????, ya pasti loncat lah. Beberapa hari kemudian bukalah korek api dan keluarkanlah  kutu loncatnya, apakah kutu loncat masih tetap berusaha untuk melakukan kegemarannya (loncat, meskipun nggak indah)….???? Ya iyalah pasti tetap loncat, namun tinggi loncatannya nggak akan seperti sebelum dimasukkan ke dalam kotak korek, dengan kata lain si kutu loncat hanya loncat setinggi kotak korek api.

Dalam hidup ini kita sering bernasib sama dengan si kutu loncat, meloncat setinggi “kotak korek api“, melangkah sejauh “langkah” semut, melompat sejauh kuda yang terkekang. Maksudnya….???, saat si kutu loncat belum dimasukkan ke kotak korek, pasti loncatannya melebihi tinggi kotak korek, mungkin 10 atau 100 kali dari tinggi kotak korek bisa dijangkau oleh kutu loncat, namun setelah dimasukkan ke kotak korek maka loncatannya nggak akan melebihi kotak korek, kenapa yaa….??? ehhhhmmmmm, kenapa yaa (ngapain lagi mikirin hidup si kutu loncat)….???.

Saat di dalam kotak korek, Si Kutu loncat sudah terbiasa dengan belenggu kotak korek, setiap hari kutu loncat hanya meloncat sebatas tingginya kotak korek, padahal kemampuannya melebihi kotak korek, tapi apalah daya, kondisi ruang yang tidak memungkinkan untuk meloncat lebih dari itu. Beberapa saat kita pasti pernah hidup dalam “kotak Korek”, di kantor, tempat berkumpul teman-teman, di organisasi bahka di rumah kita sendiri-pun, kita sering hidup dalam “kotak korek”.

“Kotak korek” seakan membelenggu potensi diri kita, mengikat angan dan cita-cita kita yang tinggi, kita sering mendengar ucapan beberapa orang dekat kita, bos kita, atasan kita “nggak usah ngoyo-ngoyo, kamu nggak akan bisa menggantikan posisi saya” atau ucapan sisnis seperti ini “nggak usah neko-neko urip iku, sing nerimo ing pandum wae“. Walahhhhh…. kalo itu yang sering kita dengar, maka itulah “kotak korek” anda, mereka yang berkata seperti itu sengaja memasukkan anda dalam “kotak korek” agar anda mengalami penurunan kepercayaan terhadap kemampuan dan potensi anda, bila itu yang anda hadapi cepat-cepatlah bangun dari “kotak Korek” itu dengan segera mengasah kemampuan dan potensi anda. Percayalah bahwa anda masih bisa melangkah lebih jauh, percayalah bahwa anda masih mampu meloncat lebih tinggi, percayalah bahwa anda mampu memukul lebih keras lagi.

buktikan kepada sekeliling anda bahwa kemampuan anda tidak sejengkal, sedepa, atau setingg “kotak korek api”, bahwa kemampuan jangkauan anda seluuuuuas samudera, sejauh mata memandang horizon, setinggi jangkaun roket termutakhir. Bagaimana membuktikan bahwa kemampuan anda melebihi perkiraan bos anda atau teman anda ? Terserah anda, mulailah dengan berpikir optimis kemudian bekerjalah dengan tujuan harus melebihi target yang telah diberikan oleh bos anda atau berbuatlah sesuatu yang tidak biasanya.

Kalau anda sudah melakukannya, niscaya anda akan segera terbangun dari “kotak korek api” dan segera akan dapat meloncat lebih tinggi, melompat  lebih jauh, dan memukul lebih keras lagi. Kapan anda mau terbangun dari kotak korek anda….??????